Rabu, 05 Mei 2010

KADANGKALA HIDUPMU MENANGIS


Kadangkala hidup mengharuskanmu menangis tanpa sebab. Kamu merasa sudah berbuat baik dan benar, tetapi masih banyak kritikan yang dialamatkan kepadamu. Kamu mengira keputusan yang kamu ambil sudah tepat, ternyata perkiraanmu keliru.


Jangan putus asa !!

Bangkitlah !!



Matahari tanpa sinar tidak layak disebut matahari. demikian juga dirimu. kau adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahayamu.


AKU sering melihat melihatmu marah ketika kamu melihat orang lain berhasil. Untuk apa kamu menginginkan keberhasilan orang lain?

Bukankah AKU udah menyediakan suksesmu sendiri? Kamu tidak pernah mengejarnya, jadi kamu tidak pernah bisa memilikinya.


Matamu tidak terfokus kepada rancangan-Ku yang dahsyat atas hidupmu, melainkan tertuju kepada karya-Ku yang luar biasa atas hidup orang lain.


Jadilah seperti air..Selalu mengalir...melewati semua benda, menembus semua sisi dan tanpa batas.


Anak-Ku,,,jangan mau dikalahkan oleh keadaan,,tetapi kalahkan keadaaan !!


Anak-Ku yang terkasih,,,jangan sakit hati ketika kau ditegur, padahal kau merasa sudah
mengerjakan yang terbaik. Sakit hati itu hanya akan membuat tidurmu tidak nyenyak dan perasaanmu tidak nyaman.



Buanglah itu dari hatimu dan pikiranmu !

Kuasailah dirimu sedemikian rupa hingga kamu bisa mengatasi perasaan diperlakukan tidak adil, dilecehkan, diremehkan ataupun dikhianati oleh sesamamu.

Bukankah untuk itu kau hidup? untuk melihat kenyataan bahwa di dunia ini yang paling mengerti perasaanmu dan menerima dirimu apa adanya hanya AKU?



Jauhilah segala bentuk kemarahan, tetapi jangan jauhi AKU.


Anak-Ku, ingatlah hal ini baik-baik. Aku selalu mebuka tangan-Ku lebar-lebar untuk memberimu rasa aman, kapanpun kau membutuhkannya.


AKU senantiasa menyiapkan bahu untuk tempat kepalamu bersandar dan mencurahkan tangis.

AKU melakukannya karena AKU

sungguh-sungguh peduli padamu !!



by: seorang teman

Selasa, 13 April 2010

Jalani Apa adanya

Kondisi dunia ini penuh kenikmatan,banyak pilihan,penuh rupa,dan beraneka ragam banyak warna yang menerangi.Semuannya itu bercampur aduk dan berbaur bersama kecemasan,kegundahan,dan kesulitan hidup.Karena seluruhnya membuat hidup jadi hidup.Dan,Anda adalah bagian dari hidup di dunia yang berada dalam kesukaran.


Anda tidak akan pernah menjumpai yang namanya 'aman' dari kesukaran,dan tidak akan pernah menjumpai seorang ayah,istri,kawan,sahabat,lingkungan tempat tinggal,atau pekerjaan yang padanya tidak terdapat sesuatu yang menyulitkan.Bahkan,kadangkala justru pada setiap hal itu terdapat sesuatu yang buruk dan tidak Anda sukai.Maka dari itu,padamkanlah panasnya keburukan pada setiap hal itu dengan dinginnya kebaikan yang ada padanya.Itu kalau Anda mau selamat dengan adil dan bijaksana.Pasalnya,betapapun setiap luka ada harganya.


Allah S.W.T menghendaki dunia ini sebagai tempat bertemunya dua hal yang saling berlawanan,dua jenis yang saling bertolak belakang,dua kubu yang saling berseberangan.Yakni,yang baik dengan yang buruk,kebaikan dengan kerusakan,kebahagian dengan kesedihan.Dan setelah itu,Allah S.W.T akan mengumpulkan semua yang baik,kebagusan dan kebahagiaan itu di surga.Adapun yang buruk,kerusakan dan kesedihan akan dikumpulkan di neraka.


Maka,jalanilah hidup ini sesuai kenyataan yang ada.Jangan larut dalam khayalan.Dan,jangan pernah menerawang ke alam imajinasi.Hadapi kehidupan ini apa adanya; kendalikan jiwa Anda untuk dapat menerima dan menikmatinya,jangan pernah dirayu dan tergoda untuk ikutan meramal nasib,konon katanya; jodoh,nasib,peruntungan,rezeki,karir dan hoki bisa dilihat hanya dengan mengirim SMS,toh...?!" sehebat apapun mahluk yang namanya jin tersebut tidak akan pernah tahu sesuatu yang akan terjadi esok hari.Hanya Ilmu Allah S.W.T -lah yang Maha Tinggi dan Maha Mengetahui Segala-galanya.


Bagaimanapun,tidak mungkin semua teman tulus kepada Anda dan semua perkara sempurna di mata Anda.Bahkan,istri atau suami Anda pun tidak pernah sempurna di mata Anda.Tapi ingatlah sebuah hadist, "Janganlah seorang mukmin (suami) mencela seorang mukminah (istrinya),sebab jika dia tidak suka pada salah satu kebiasaannya maka dia bisa menerima kebiasaan yang lain."


By: Sahabat

Minggu, 04 April 2010

Harapan Adalah Doa


Seperti apakah harapan yang ingin anda lekatkan pada diri anda? Apakah anda melihat diri anda sebagai sosok yang dipenuhi kemuraman atau sebaliknya penuh kebahagiaan?Kalau anda diberi dua pilihan di atas, saya yakin anda pasti memilih yang kedua.


Tapi, tidak jarang kadang tanpa sadar siapa saja bisa terseret pada sisi sebaliknya. Menjerumuskan diri sendiri pada sisi yang penuh kemuraman.Mungkin saat di kondisi terendah itu harapan sukses biasanya mudah lenyap. Ingin rasanya seperti orang-orang lain saja. Berpikir biasa, berkeinginan biasa seperti kebanyakan orang. “Jangan bermimpi tinggi-tinggi biar kalau ‘jatuh’ tidak sakit,” begitu timpal orang-orang.

Tapi ada dorongan hasrat dan semangat menggebu bagi saya untuk terus melangkah. Bahwa harapan saya untuk mengubah masa depan saya lebih baik harus tercapai. Tidak ada kata mundur walau selangkah. Meski berat, tapi ACTION harus terus berlanjut.


Harapan adalah doa. Sebaik-baik harapan adalah tambatkan harapan terbaik bagi anda. Sebab dari sana, segala kenyataan bermula. Asal tentu anda mau mengimbanginya dengan ACTION atau tindakan nyata.


Mari bertanggung jawab terhadap harapan, pikiran dan hidup kita!

Design by Amanda @ Blogger Buster